Malam ini aku duduk disudut yang
sama. Bertemankan segelas kopi, kuhadirkan sejenak kenangan yang pernah kita
lalui bersama.
Ada
tawa, tangis, amarah, diam.
Kuhirup
kopi. Kugambarkan imaji dirimu yang semakin hari semakin memburam. Kugariskan indahnya
airmatamu pada selembar kertas putih.
Aku
mencoba menebalkan garis tepi dari sendunya matamu. Menolak untuk melupakan
sinar yang pernah kulihat disana.
Aku
berusaha membuat lekuk senyum pada bibir semerah darah. Tak ingin kehilangan
manis kecup mesramu.
Aku
menggariskan lembut rambut ikalmu. Tak rela harumnya yang pernah tertempel pada
sarung bantal ini menipis karena terus kuhirup.
Warna malam
semakin memudar. Kopi ini mendingin. Persis seperti rasa yang pernah kita
rasakan dulu.
Sekali
saja kupinta kamu untuk mengingat aku. Seperti aku yang masih terus mencoba
melukis indahmu pada selembar kertas putih dengan guratan halus yang pasti akan
memburam.
Sama
seperti imaji dirimu, yang memburam, berjalan memunggungi aku, untuk kemudian
menghilang tertelan detik waktu.
Iseng searching2 nyari novel "Dead Born by Joan Lock" malah mampir ke blog ini..
ReplyDeleteDeskripsi header-nya keren "...where everything in this Universe are relative."
Terus berkarya..
terima kasih banyak sudah mampir dan membaca :)
DeleteTerima kasih kembali, mungkin akan mampir lagi suatu saat. Bahasa tuturnya menarik :)
ReplyDeleteditunggu beserta komennya :)
Delete