Monday, June 19, 2017

Romantisme

"Kenapa pantai di musim dingin?"

"Memang kenapa?"

"Pantai itu identik dengan musim panas, bukan musim dingin."

"Pantai di musim panas selalu ramai. Lagipula langit malam di musim dingin hampir selalu cerah."

"Kamu menunggu bintang jatuh?"

"Saya menunggu apapun yang hadir pada pantai di malam musim dingin."

"Kamu overdosis romantis."

"Saya romantis secukupnya, kok."

"..."

"..."

"Dingin, ya? Kamu tunggu di mobil saja."

"Saya masih penasaran dengan apa yang kamu tunggu di pantai malam-malam musim dingin begini."

"..."

"Saya temani sampai kamu bertemu dengan apapun itu."

"..."

"..."

"Terima kasih. Tapi, baiknya kamu lap dulu ingusmu itu."

No comments:

Post a Comment