Sunday, June 11, 2017

Dini Hari

Berjalan saat dini hari membantuku menjernihkan pikiran.

Setidaknya untuk kali ini.

Dengan tangan pada saku jaket, aku melewati rumah-rumah yang lampu tamannya menyala sendu.

Di atasku, langit keunguan membentang. Udara mulai dingin. Mungkin hujan akan turun.

Aku melangkah terus sampai ke mini market. Mengambil sari buah anggur dan sekotak rokok di kasir.

Kasir laki-laki muda itu nampak acuh saat aku membayar. Mungkin ia juga sedang punya masalah. Manusia selalu punya masalah untuk dipikirkan.

Hisapan rokok pertama. Aroma tembakau tipis memenuhi sekelilingku. Kulepas asap ke arah langit.

Suara sirene polisi mengalir di kejauhan.

Haruskah aku kembali pulang?

Ke ruangan sepi dan sempit tempatku mengenang suara dan sentuhanmu yang perlahan menghilang?

No comments:

Post a Comment