Kamu sibuk di depan laptopmu, aku sibuk dengan ponsel pintarku.
Di ruang keluarga yang tidak terlalu besar, kamu duduk di lantai dengan laptop di meja kopi yang terbuat dari kayu mahogani yang di pernis warna hitam. Aku bersandar di sofa putih yang kita beli di toko barang bekas dengan bekas cakaran kucing di salah satu sisinya.
"Tolong tunggui sebentar. Aku ngantuk."
Aku duduk di lantai, kamu merebahkan diri di sofa putih. Si kucing hitam datang sambil menyapa, memberitahukan kehadirannya.
Setelah menajamkan kuku di sisi sofa yang ada bekas cakaran kucing, si kucing hitam kembali mengeong. Mata kuningnya seolah menuntut, "mana camilanku?"
Aku beranjak ke dapur, mengambil sekantung camilan stick ikan kering dan ku taruh di mangkuk makan si kucing. Dengan semangat, si kucing hitam melahap camilannya.
Seraya mengelus kepala si kucing hitam, aku kembali ke ruang tengah, mendapati kamu yang menatap layar laptop dengan tatapan kosong.
"Download-nya gagal di 99%."
No comments:
Post a Comment