Sunday, June 18, 2017

Hujan

Selalu hujan.

Di momen penting untukmu, hujan tak pernah alpa temani.

Saat kamu menyatakan perasaan pada cinta pertamamu. Saat kamu ditolak. Saat kamu kembali padaku.

Dan saya selalu disana. Selalu tahu kapan kamu datang. Menunggumu bersama hujan.

Sampai saat kamu bertemu dengannya. Saat kamu pergi melamarnya. Saat kamu kembali padaku dengan senyuman yang paling bahagia yang pernah kamu tunjukkan.

Di bawah gerimis, aku masih sama. Mendengar semua kisah dengan tenang. Turut berbahagia saat kamu umumkan pernikahanmu.

Dan di hari penting itu, hujan tidak pernah alpa menemani. Tidak seperti aku, yang memilih menghilang.

Pergi seperti pelangi sehabis hujan senja yang ditelan hitam malam.

No comments:

Post a Comment