Aku masih disini, menunggu.
Menunggu hadirmu yang belum mengutuh.
Hanya bayang rindu memeluk jiwa.
Menjaga pintu hati yang rapuh.
Tak usah kau tanya lagi rasa rindu, karena sudah menjadi
satu dalam nafas.
Jangan kau tanya lagi dimana logika, karena semua lebur
dalam rasa.
Ketika mimpi menjadi titik temu, masihkah kau berharap?
Menemukan kembali sebagian dari jiwa yang terbagi. Sadarkah?
Semua akan kembali menjadi satu.
Kau dan aku.
Tanpa pernah sekalipun terpisah.
No comments:
Post a Comment